KELAS IV MI

 PENDALAMAN MATERI AKIDAH AKHLAK MI KELAS 4


Pelajaran 1
Indahnya Kalimat Thayyibah

Lafal kalimat Hauqolah adalah

Kalimat Hauqolah mengandung arti tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Swt.

Jika hendak meminta pertolongan kepada Allah Swt. lafalkanlah kalimat Hauqolah.

Sesudah berusaha dengan sungguh-sungguh, serahkan hasil akhirnya kepada Allah.

Keutamaan Kalimat Hauqolah adalah:

1. Dapat menghapus dosa.

2. Termasuk amalan-amalan yang kekal lagi shalih.

3. Salah satu harta simpanan disurga.

4. Merupakan tanaman di surga.

5.T salah satu pintu surga.

6. Mucapan orang yang berserah diri kepada  Allah.

Pelajaran 2 

Indahnya Al-Asmaa Al-Husna

Asmaul Husna adalah nama-nama yang agung dan indah sesuai dengan sifat-sifat Allah Swt.

 Al-Mu’min berarti Maha Pemberi Aman. Allah Swt. memberikan keamanan kepada setiap makhluk-Nya.

Hal-hal yang bisa dilakukan dalam mengamalkan sifat Al-Mu’min adalah:

  1. Bersikap yang ramah dan sopan santun kepada sesama.
  2. Mmenciptakan lingkungan keluarga, tetangga, dan masyarakat yang kondusif.
  3. Menciptakan suasana kelas yang menyenangkan.
  4. Mengembangkan pemikiran yang baik dan positif bagi sesama.
  5. Menjadi pribadi yang bisa dipercaya dan menjauhi sifat khianat.

Al-Azhiim berarti Maha Agung. Keagungan Allah Swt. dibuktikan dengan ciptaan-Nya yang sangat menakjubkan.


Hal-hal yang bisa dilakukan dalam mengamalkan sifat Al-Azhiim adalah:

  1. Mengagungkan kebesaran Allah.
  2. Menjauhkan segala sikap dan  perilaku yang rendah dan menghinakan diri seperti: Senantiasa mengharap belas kasihan orang lain, mencuri, korupsi, mengghibah, mengumbar nafsu sahwat dan perut.
  3. Memuliakan  orang tua, tetangga, gurum,mengasihi saudara, menyayangi sesama, membantu orang lain, menasehati dalam kebaikan.
  4. Menjunjung tinggi ilmu dengan cara menjadi pribadi yang mengamalkan dalam kebaikan.
  5. Mengagungkan nilai-nilai mulia sebagai inspirasi, motivasi, dan karakter diri.
  6. Menjadikan keridhaan Allah sebagai tujuan yang paling mulia dan luhur.

Al-Haadi berarti Maha Pemberi Petunjuk. Allah Swt. memberi petunjuk manusia yang memohon kepada-Nya.

Hal-hal yang bisa dilakuan dalam mengamalkan sifat Al-Haadii adalah:

  1. Memperbanyak amal ibadah dan menyibukkan diri untuk selalu mengingat-Nya.
  2. Saling menasehati dan menyeru kepada kebaikan serta menetapkan dalam kesabaran.
  3. Tidak berhenti berdo’a dalam mengharap petunjuknya dan mengikuti petunjuk yang mengarah keberhasilan hidup.

 

Al-Adlu berarti Maha Adil. Allah Swt. bersifat Maha Adil kepada semua hamba-Nya.

Hal-hal yang bisa dilakukan dalam mengamalkan sifat Al-Adlu adalah:

  1. Mengakui keseimbangan dan keadilan Allah dengan menempatkan segala sesuatu pada tempatnya.
  2. Berlaku adil pada diri sendiri dengan meredam nafsu syahwat dan mengikuti agama dan akal.
  3. Membantu  orang yang mencari keadilan dan berlaku adil  kepada semua pihak.


Al-Hakam berarti Maha Bijaksana. Allah Swt. Maha Bijaksana terhadap semua makhluk-Nya.

Hal-hal yang bisa dilakukan dalam mengamalkan sifat Al-Hakam adalah:

  1. Menjadikan niat karena Allah sebagai motivasi dalam melakukan setiap   kebaikan.
  2. Mengutamakan perbuatan baik, menjauhi perbuatan buruk.
  3. Menjadikan musibah atau penderitaan hidup sebagai ujian untuk menjadi lebih baik dan semakin dekat kepada-Nya.
  4. Lebih  banyak beribadah dari pada berleha-leha.
  5. Lebih banyak bekerja dari pada bercanda dan bicara.

Pelajaran 3
Aku Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah Swt

Beriman kepada Kitab-kitab Allah Swt. merupakan iman yang ketiga. Yang dimaksud dengan kitab-kitab Allah adalah Kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada rasul-rasul-Nya sebagai rahmat dan hdayah bagi seluruh umat manusia agar mencapai kebahagiaan dunia danakhirat. Allah Swt. berfirmandalam Al-Qur’an Surah An-NIsa ayat 136:

يَا أَيُْهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْا اَمِنُوْا بِاللهِ وَرَسُوْلِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي نَزَّلَ عَلَى  رَسُوْلِهِ وَالْكِتَابِ الَّذِي أَنْزَلَ مِنْ قَبْلُ وَ مَنْ يَكْفُرْ بِاللهِ

 وَمَلَا ئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْاَخِرِ فَقَدْ ضلَّ ضَلَالًأ بَعِيْدًا (136)

Artinya:

“wahai orang-orang yangberiman, tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kepada Kitab yang Allah turunkan ke[adaRasul-Nyaserta Kitab yang Allah turunkan sebelumnya. Barangasiapa yang kafir kepada Allah, Malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya,Rasul-rasul-Nya, dan hari Kemudian, maka sesungguhnya orang itu telah sesat sejauh-jauhnya.”

Kita wajib meyakini keberadaanKitab-kitab Allah Swt. Di  antara Kitab-kitab Allah yang diturunkan kepadapara rasul-Nya adalah Taurat, Zabur, Injil, dan Al-Qur’an.

Kitab-kitab yang wajib kita imani ada 4 yaitu :

  1. Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS.
  2. Zabur, diturunkan kepada Nai Daud AS.
  3. Injil, diturunkan kepada Nabi Isa AS.
  4. Al-Qur’an,  diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.

Cara mengimani Kitab-kitab Allah, adalah sebagai berikut :

  1. Mempercayai adanya empat Kitab-kitab Allah Swt.
  2. Mempercayai bahwa seluruh kitab tersebut datangnya dari Allah Swt.
  3. Membenarkan berita-berita tentang Kitab-kitab terdahulu dalam Al-Qur’an.
  4. Al-Qur’an dan Kitab-kitab Allah Swt.lainnya sama-sama mengajarkan tentang ke-Esaan Allah Swt

Pelajaran 4

Indahnya Berperilaku Terpuji (1)

Manusia yang paling berjasa terhadap kita adalah kedua orang tua. Ibu yang mengandung,mengasuh, merawat, dan menyayangi semasa kecil. Demikian juga ayah yang membanting tulang untuk memenuhi segenap kebutuhan dan mendidiknya hingga dewasa. Banyakya jasa orang tua itulah maka Islam menempatkan sikap hormat dan patuh kepada orang tua sebagai kedudukan yang harus dimulyakan.

Akhlak terpuji yang harus kita lakukan terhadap orang tua adalah:

Mengikuti segala nasehat yang baik dan berusaha menyenangkannya.

Mendo’akan kedua orang tua dan selalu memohonkan ampun kepada Allah Swt.

Berkata dengan perkataan yang lemah lembut.

Mengupcapkan kata-kata yang mengangkat kemuliaan orang tua.

Membantu orang tua dalam segala hal.

Guru telah berjasa menndidik dan memberikan ilmu yang manfaat kepada kita, karena itu juga wajib bersikap hormat dan patuh kepadanya.

Sikap hormat dan patuh kepadaguru yang bisa dilaksanakan antara lain:

Ucapkan salam terlebih dahulu kepada guru, ketika bertemu.

Memuliakan, tidak menghina atau mencaci guru.

Mendatangi tempat belajar dengan ikhlas dan penuh semangat.

Ketika belajar hendaklah berpakaian rapid an sopan.

Memperhatikan guru yang sedang menerangkan pelajaran.

Tunjukkan sifat merendahkan diri kepadanya, selalu hormat dan sopan.


Allah Swt. mewajibkan hamba-Nya untuk menghormati kedua orang tua dan guru.

Sikap hormat dan patuh kepada orang tua dan guru contohnya: 

Mendengarkan nasehatnya.

Berbicara yang sopan.

Mengerjakan tugas dengan baik.

Manfaat bersikap hormat dan patuh kepada orang tua dan guru adalah:

Disayang Allah.

Mendapat pahala.

Menjadi anak yang sholeh.

Disayang orang lain.

Mudah meraih cita-cita.

Pelajaran 5

 Indahnya Berperilaku Terpuji (2)

Kita harus berbuat tabah dan sabar apabila mendapat cobaan dari Allah Swt.

Sabar adalah rela menerima sesuatu yang tidak disenangi dengan rasa ikhlas serta berserah diri kepada Allah Swt. Sabar di bagi menjadi 3 macam

Sabar dalam menjalankan perintah  Allah Swt.

Sabar dari apa yang dilarang Allah Swt.

Sabar terhadap apa yang telah ditakdirkan Allah Swt.

Orang beriman pasti selalu berbuat tabah dan sabar.

Dengan tabah dan sabar kita mendapat beberapa keuntungan, di antaranya:


  1. Pembawa keberuntungan.
  2. Memberikan ketentraman jiwa.
  3. Mendapat kesuksesan bagi yang berusaha,bekerja, dan belajar.
  4. Meneladani kisah Siti Mashitah dalam kehidupan sehari-hari untuk mempertahankan Iman dan Islam.


Pelajaran 6

Mari Menghindari Aklak Tercela Melalui Kisah Tsalabah

Akhlak tercela dapat membahayakan dan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Contoh perilaku tercela antara lain ingkar janji, kufur nikmat, sombong dan dzalim.

Akibat berperilaku:

  1. Dimurkai Allah
  2. Tidak disenangi sesame
  3. Kesengsaraan di dunia dan azab di akhirat
  4. Kita dalam kehidupan sehari-hari harus menghindari sifat-sifat tercela di antaranya:
  5. Menjaga mulut, telinga, mata, tangan, dan hati kita agar selalu mengingat kebesaran Allah Swt.
  6. Menyadari bahwa akhlak tercela akan menyiksa diri kita sendiri.
  7. Menyadari bahwa ingkar janji akan mendatangkan laknat Allah Swt.

Pelajaran 7

Kalimat Thayyibah

Lafal Salam

(ARAB) mengandung arti semoga keselamatan dan kasih sayang Allah serta kebaikan terlimpah kepada kalian. Makanyaketika kalian bertemu dengan sesama teman harus mengucapkan salam. Menjawab salam juga merupakan sebuah kewajiban, Allah Swt berfirman dalam al Qur’an Surah An-Nisa ayat 86:

Artinya:

“Dan apabila kamu dihormati dengan suatu (salam) penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik atau balaslah (penghormatan yang sepadan) dengannya. Sungguh, Allah memperhitungkansegala sesuatu”.


Kalimat (salam arab) diucapkan apabila:

  1. Setiap kali bertemu.
  2. Bertamu kerumah teman.
  3. Memulai pertemuan.
  4. Berpisah setelah bertemu.

Keutamaan mengucapkan salam

  1. Para malaikat, nabi, rasul, dan penghuni surga sering memberi sapaan resmi dengan menggunkan salam.
  2. Sarana untuk mengikat persaudaraan, memperkuat jalinan silaturahmi diantara kita.
  3. Menumbuhkan rasa saling mencintai diantara kaum muslimin.


Pelajaran 8

Al-Asma Al-Husna

Allah Swt mempunyai nama-nama yang baik atau lebih kita kenal dengan Al-Asma Al-Husna. Dengan mengenal Allah melalui sifat-sifat-Nya, kita dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

As-Salam

Maha Sejahtera, Allah adalah Dzat yang tidak membutuhkan bantuan dari mahluk-mahluk-Nya. Dialah yang memberi kesejahteraan kepada mahluk-Nya. Maka kita wajib bersyukur kepada Allah atas pemberian kesejahteraan, perlindungan dan kasih sayang-Nya. Hal-hal yang bisa kita lakukan untuk mengamalkan sifat As-Salaam adalah:

  1. Membiasakan mengucapkan salam dan menjawab salam dengan sesama muslim dalam berbagai kesempatan.
  2. Bersikap baik, ramah, menjaga anggota tubuh kita agar tidak menyakiti orang disekitar kita.
  3. Mewujudkan rasa aman di lingkungan kita.
  4. Menjalin rasa Ukhuwah Islamiyah dan memperkokoh hubungan sesamanya.
  5. Mudah bergaul dan banyak teman.
  6. Menolong orang lain yang membutuhkan.


Al-Latiif

Maha Lembut, Allah adalah Dzat yang Maha Lembut sehingga tidak bisa dilihat oleh indra kita. Allah berfirman dalam surah al-An’am ayat 103:


Artinya:

“Dia tidak dapat dicapai oleh penglihata mata, sedang Dia dapat melihat segala yang kelihatan, dan Dialah yang Maha Lembut lagi Maha Mengetahui”.

Kelem butan Allah juga tercermin dari balasan-Nya terhadap semua kebaikan yang dilakukan oleh umat-Nya meskipun sebesar biji sawi. Dengan kelemahlembutan-Nya. Allah selalu mencukupi kebutuhan kita dan makhluk lainnya. Hal-hal yang bisa dilakukan dalam mengamalkan sifat Al-Latiif sebagai berikut:

  1. Lemah lembut dalam bertutur kata dengan orang tua, guru, teman, dan antara sesama.
  2. Memberikan bantuan kepada orang lain yang membutuhkan.
  3. Tidak sombong.
  4. Memiliki sikap pemaaf.
  5. Memberikan kasih sayang kepada sesama.
  6. Bijaksana dalam menyelesaikan masalah.


Pelajaran 9

Beriman kepada Nabi dan Rasul

Rukun iman yang ke empat adalah iman kepada para rasul Allah. Beriman kepada para rasul adalah meyakini dengan sepenuh hati bahwa para rasul merupakan orang-orang yang dipilih oleh Allah untuk menerima wahyu dan disampaikan untuk pedoman hidup. Rasul adalah orang laki-laki yang menerima wahyu dari Allah dan disampaikan kepada umat aga dijadikan pedoman hidup. Sedangkan Nabi, seorang laki-laki yang menjalankan syariat rasul sebelumnya. Nabi dan Rasul diutus oleh Allah hanya erbatas kepada umat tertentu, akan tetapi Nabi Muhammad diutus Allah untuk semua umat manusia yang ada di bumi karena beliau sebagai rasul akhir zaman. Berikut nama- nama nabi dan rasul yang kita kenal:


  1. Adam AS.
  2. Idris AS.
  3. Nuh AS.
  4. Hud AS.
  5. Saleh AS.
  6. Ibrahim AS.
  7. Lut AS.
  8. Ismail AS.
  9. Ishak AS.
  10. Yakub AS.
  11. Yusuf AS.
  12. Ayub AS.
  13. Zulkifli AS.
  14. Syu’aib AS.
  15. Yunus AS.
  16. Musa AS.
  17. Harun AS.
  18. Dawud AS.
  19. Sulaiman AS.
  20. Ilyas AS.
  21. Ilyasa’ AS.
  22. Zakaria AS.
  23. Yahya AS.
  24. Isa AS.
  25. Muhammad Saw.


Adapun cara untuk beriman kepada nabi dan rasul sebagai berikut:

  1. Mengetahui riwayat kehidupan dan ajaran nabi.
  2. Membenarkan berita yang disampaikan rasul.
  3. Mengamalkan syariat yang dibawanhya.
  4. Mencintai dan membela para rasul.
  5. Meneladeni akhlaknya.
  6. Menghidupkan sunnah rasul.
  7. Memperbanyak membaca shalawat atas Nabi Muhamad Saw.


Pelajaran 10 

Akhlak Terpuji Nabi dan Rasul

Setiap nabi dan rasul memiliki sifat-sifat yang istimewa. Rasulullah merupakan nabi dan rasul terakhir juga mempunyainya. Sifat-sifat tersebut adalah:

Shiddiq 

Shiddiq mempunyai arti benar. Sifat pertama yang harus dimiliki nabi dan rasul yang menjadi utusan untuk membawa wahyu dan agamanya. Mustahil seorang nabi dan rasul bersifat dusta, pembohong, dan penipu. Contoh perilaku shiddiq Rasulullah bukan hanya perkataannya yang benar tetapi beliau bersikap jujur juga saat berdakwah, tidak pernah menambahkan atau mengurangi wahyu yang diterimanya.

Amanah 

Amanah mempunyai arti benar-benar dapat dipercaya. Seorang nabi dan rasul mustahil bersifat khianat, yang berarti tidak amanah atau menyalahgunakan kepercayaan yang diembannya. Penduduk Makkah memberikan gelar al-Amin kepada Rasulullah yang berarti dapat dipercaya. Apapun yang beliau ucapkan dipercayai dan diyakini oleh penduduk Makkah karena Rasulullah terkenal sebagai orang yang dapat dipercaya.

Tabligh 

Tabilgh mempunyai arti menyampaikan. Sagala firman Allah yang ditujukan kepada manusia disampaikan oleh rasul. Seorang rasul menyampaikan ajaran-ajaran agama kepada umatnya. Rasul mustahil bersifat kitman atau menyembunyikan wahyu, rasul akan menyampaikan wahyu apapun bahaya atau ancaman yang akan datang kepada rasul.

Fathonah 

Fathonah mempunyai arti cerdas. Seorang rasul mempunyai kecerdasan dan kekuatan berfikir yang tinggi agar dapat memberikan keterangan-keterangan dengan pandai dan bijaksana, sehingga umat manusia dapat mengerti dan memhami apa yang diajarkan oleh rasul. Seorang rasul mustahil bersifat baladah atau bodoh. 


Adapun manfaat meneladani akhlak terpuji rasul adalah:

  1. Disenangi orang lain.
  2. Mendapat kepercayaan dari orang lain.
  3. Hati menjadi tenang.
  4. Berprestasi
  5. Mampu menyelesaikan masalah dengan bijaksana.


Pelajaran 11: indahnya perilaku terpuji (3)

Rasul mempunyai gelar ulul azmi merupakan rasul yang memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi cobaan dan ujian dari Allah. Berikut adalah rasul yang mendapat gelas tersebut terdiri dari:

Nabi Nuh AS.

Nabi Ibrahim AS.

Nabi Musa AS.

Nabi Isa AS.

Nabi Muhammad Saw.

Adapun hikmah yang didapat diambil dari Rasul Ulul Azmi adalah:

Seorang muslim harus memiliki kesabaran tingkat tinggi. Karena dengan kesabaran, akan mendapat pertolonga dari Allah.

Akidah yang lurus harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh agar tidak terlepas dari diri kita. Begitu banyak cobaan dan rayuan tanpa diikuti dengan keteguhan hati dalam membela kebenaran maka ia akan meninggalkan diri kita. Sebaliknya apabila deisertai dengan keteguhan hati membela kebenaran, maka Allah akan memberikan pahala.


Pelajaran 12:  Indahnya Perilaku Terpuji (2)

Adab ketika kita bertamu:

Mengucapkan salam.

Meinta izin masuk.

Membelakangi pintu.

Bertamu tidak lebih dari tiga hari.

Kembali pulang bila tidak diizinkan masuk.

Tidak memandang seluruh ruangan dengan penuh kecurigaan.

Akhlak terpuji harus kita amalkan kepada:

Akhlak kepada diri sendiri.

Akhlak kepada ibu dan bapak.

Akhlak kepada teman.

Akhlak kepada guru.

Manfaat yang diperoleh dari akhlak terpuji adalah:

Allah memberikan kasih sayang kepada kita, karena kita telah mengamalkan kebaikan.

Allah akan memberikan kemudahan dalam menghadapi masalah.

Allah akan memberikan ampunan.

Allah akan memberikan pahala yang besar.

Pelajaran 13: Menghindari Akhlak Tercela Orang Munafik

Kata munafiq berasal dari kata naafaqa yang berarti berpura-pura.

Munafiq menurut istilah adalah orang yang mengaku Islam dan megikuti Rasulullah tetapi menyembunyikan kekufuran dan permusuhan terhadap Allah dan Rasul-Nya.

Tanda-tanda munafiq:

Apabila berkata dia berdusta.

Apabila berjanji dia mengingkari.

Apabila dipercaya dia curang.

Akibat yang ditimbulkan sifat munafiq:

Mendapat balasan dari Allah yaitu dimasukkan kedalam neraka.

Orang munafiq kalau di akhirat akan dipisahkan dari orang beriman.

Tidak setia dengan orang mukmin.

Malas melaksanakan solat.

Orang lain akan membeci dan menjauhinya.

Cara menghindari sifat munafiq:

Senantisa menjaga lisan.

Memperbaiki setipa keburukan dengan berbuat baik kepada orang lain.

Menjalin silaturahmi dengan sesama teman.

Meneladani sikap Nabi Muhammad.

Mengingat bahwa Allah selalu mengawasi kita.

Berusaha mendekatkan diri kepada Allah.

Latihan

Buatlah contoh hal-hal yang kalian lakukan bila mengamalkan Asma al-Husna As-Salam dan Al-Latiif. Diskusikan dengan temanmu!

Rangkuman 

Kalimat Hauqolah mengandung arti tiada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Swt.

Jika hendak meminta pertolongan kepada Allah Swt. lafalkanlah kalimat Hauqolah.

Asmaul Husna adalah nama-nama yang agung dan indah sesuai dengan sifat-sifat Allah Swt.

Kitab-kitab yang wajib kita imani ada 4 yaitu :

Taurat diturunkan kepada Nabi Musa AS.

Zabur, diturunkan kepada Nai Daud AS.

Injil, diturunkan kepada Nabi Isa AS.

Al-Qur’an,  diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.

Cara mengimani Kitab-kitab Allah, adalah sebagai berikut :

Mempercayai adanya empat Kitab-kitab Allah Swt.

Mempercayai bahwa seluruh kitab tersebut datangnya dari Allah Swt.

Membenarkan berita-berita tentang Kitab-kitab terdahulu dalam Al-Qur’an.

Al-Qur’an dan Kitab-kitab Allah Swt.lainnya sama-sama mengajarkan tentang ke-Esaan Allah Swt.

Akhlak terpuji yang harus kita lakukan terhadap orang tua adalah:

Mengikuti segala nasehat yang baik dan berusaha menyenangkannya.

Mendo’akan kedua orang tua dan selalu memohonkan ampun kepada Allah Swt.

Berkata dengan perkataan yang lemah lembut.

Mengupcapkan kata-kata yang mengangkat kemuliaan orang tua.

Membantu orang tua dalam segala hal.

Kita harus berbuat tabah dan sabar apabila mendapat cobaan dari Allah Swt.

Orang beriman pasti selalu berbuat tabah dan sabar.

Meneladani kisah Siti Mashitah dalam kehidupan sehari-hari untuk mempertahankan Iman dan Islam.

Akhlak tercela dapat membahayakan dan merugikan diri sendiri dan orang lain.

Contoh perilaku tercela antara lain ingkar janji, kufur nikmat, sombong dan dzalim.

Akibat berperilaku:

Dimurkai Allah

Tidak disenangi sesame

Kesengsaraan di dunia dan azab di akhirat

Lafal salam  mengandung arti semoga keselamatan dan kasih sayang Allah serta kebaikan terlimpah kepada kalian.

Dengan mengenal Allah melalui sifat-sifat-Nya, kita dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rukun iman yang ke empat adalah iman kepada para rasul Allah,  rasul yang waib kita imani ada 25.

Rasulullah merupakan nabi dan rasul terakhir juga mempunyainya. Sifat-sifat tersebut adalah:

Sidiq

Amanah

Tablig

Fatanah

Rasul mempunyai gelar ulul azmi merupakan rasul yang memiliki kesabaran yang luar biasa dalam menghadapi cobaan dan ujian dari Allah. Berikut adalah rasul yang mendapat gelas tersebut terdiri dari:

Nabi Nuh AS.

Nabi Ibrahim AS.

Nabi Musa AS.

Nabi Isa AS.

Nabi Muhammad Saw.

Manfaat yang diperoleh dari akhlak terpuji adalah:

Allah memberikan kasih sayang kepada kita, karena kita telah mengamalkan kebaikan.

Allah akan memberikan kemudahan dalam menghadapi masalah.

Allah akan memberikan ampunan.

Allah akan memberikan pahala yang besar.

Munafiq menurut istilah adalah orang yang mengaku Islam dan megikuti Rasulullah tetapi menyembunyikan kekufuran dan permusuhan terhadap Allah dan Rasul-Nya.

Tanda-tanda munafiq:

Apabila berkata dia berdusta.

Apabila berjanji dia mengingkari.

Apabila dipercaya dia curang.