Pelajaran 1: Kalimat Tayibah dan Asmaul Husna
subhanallah
Kalimat subhanallah diucapkan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan atau indah, dengan cara, itu murni atas kekuasaan Allah Swt dan tanpa campur tangan manusia.
Contohnya, ketika kita melihat keindahan pemandangan alam, orang-orang yang cantik atau tampan, mukjizat-mukjizat, dan karomah.
Pemahaman ini didasari oleh ayat pertama dari surat Al-isra`dalam Al-Qur `an Allah Swt berfirman:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
Artinya:
Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Isra`)
Dalam ayat tersebut Allah memuji dirinya sendiri dengan kalimat tasbih ketika menunjukkan ke maha kuasannya yang bisa memperjalankan Rasulullah dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha dalam semalam. Padahal, apabila perjalanan anatara dua masjid mulia tadi ditempuh dengan perjalansn biasa, bisa menghabiskan waktu sebulan lebih perjalanan.
Kalimat subhanallah disebut bacaan tasbih. Kalimat tasbih adalah ungkapan untuk memuji Allah Swt. Dengan bertasbih kita mengetahui keagungan Allah Swt. Tidak ada yang berkuasa selain Allah Swt. Dengan bertasbih kita mengakui kelemahan dan keterbatasan kita sebagai manusia yang tidak memiliki daya dan kekuatan.
Masya Allah
Kalimat Masya Allah diucapkan ketika melihat sesuatu atau kejadian yang indah maupun menakjubkan, sedangkan ada peranan manusia dalam sesuatu atau kejadian tersebut.
Contohnya, ketika melihat bangunan yang indah dan megah, memasuki kebun yang cantik, teknologi yang canggih, dan prestasi yang membanggakan.
Allah berfirman dalam Al-Qur`an surah Al-Kahfi ayat 39;
وَلَوْلَآ إِذْ دَخَلْتَ جَنَّتَكَ قُلْتَ مَا شَآءَ ٱللَّهُ لَا قُوَّةَ إِلَّا بِٱللَّهِ ۚ إِن تَرَنِ أَنَا۠ أَقَلَّ مِنكَ مَالًا وَوَلَدًا
Artinya:
“mengapa kamu tidak mengatakan waktu kamu memasuki kebunmu “Maasyaa Allah, laa quwwata illaa billaah” (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud,tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).
Dalil tersebut dipahami dengan penjelasan yang sudah disebutkan diatas. Dalam ayat di atas. Dalam ayat di atas, pbjek dari ucapan Masya Allah adalah kebun. Sedangkan, adanya sebuah kebun itu tadi, selain tanaman-tanaman di dalamnya tumbuh atas izin Allah Swt. Juga ada usaha dari si pemilik kebun dengan menanamnya, memupuk, dan seterusnya.
Kalimat Masya Allah juga diucapkan ketika kita merasa ketakutan baik karena ada orang yang mengganggu atau takut karena melihat hal-hal yang tidak baik seperti mlihat peperangan, pertengkaran, perkelahian.
Asmaul Husna
Al-Asma Al-Husna adalah pengenalan sifat-sifat Allah Swt. Mengenalkan diri melalui Asma (nama-nama)-nya. Dan nama-nama terindah itu diturunkan agar dia dijadikan panutan dalam pengembangan potensi-potensi baik dalam diri manusia.
Al-Asma artinya nama-nama, sedangkan Al-Husna artinya baik. Dengan demikian Al-Asma Al-Husna adalah nama-nama yang baik yang berjumlah 99 nama. Dari 99 nama-nam yang baik itu, kita akan membahas 4 dari Al-Asma Al-Husna yaitu:
Al-Adzim
Al-Adzim artinya Allah Maha Agung, seluruh makhluk ciptaan-Nya tunduk dan patuh menyembah kepada-Nya. Mereka bertasbih memohon kepada Allah Swt dengan menyebut nama-Nya dan menyucikan Dzat-nya yang Maha Agung. Tidak ada satu dzat pun yang memiliki keagungan tertinggi selain Allah Swt. Firman Allah dalam surat Al-Baqoroh Ayat 255 menggambarkan sifat Maha Agung Allah Swt.
ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيم
Terjemah Arti: Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.
Al-Kabir
Al-Kabir Artinya Maha Besar, Al-Kabir adalah salah satu dari Al-Asma Al-Husna yang berarti Allah Maha Besar. Kebesaran Allah dibuktikan dengan ciptaan-ciptaan-Nya yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya. Contoh Allah Swt bersifat Al-Kabir adalah dengan diciptakannya matahi yang sangat panas dengan sinar yang menerangi semesta alam yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup seluruh makhluk. Begitu juga terhamparnya laut yang luas dan gunung-gunung yang tinggi menghiasi bumi ini semakin membuktikan bahwa Allah Maha Besar.
Ketika seorang Muslim sudah takdir (memperbesarkan nama Allah Swt) , maka pikiran, perasaan, dan gerakan fisiknya hanya tertuju kepada Allah Swt. Ia berdiri dengan posisi menghormat, rukuk dengan merunduk, dan berserah diri secara total kepada Allah Swt. Membesarkan nama Allah Swt. Tidak hanya dalam shalat. Namun shalat merupakan bukti sikap tawaduk dan rendah diri di hadapan Allah Swt. Siapa saja yang bersikap diri maka Allah Swt. akan mengngkat derajatnya, dan siapa saja yang bersikap angkuh maka Allah Swt. Akan menistanya.
Firman Allah dalam Al-Qur`an surat Al-Ra`d ayat 9:
عَٰلِمُ ٱلْغَيْبِ وَٱلشَّهَٰدَةِ ٱلْكَبِيرُ ٱلْمُتَعَالِ
Artinya: Yang mengetahui semua yang ghaib dan yang nampak; Yang Maha Besar lagi Maha Tinggi.
Al- karim
Al-Karim artinya kedudukan-Nya tinggi dan kekuasaan-Nya besar. Makna ini merujuk pada kemuliaan dzat. Dalam Al-Quran surah Yusuf ayat 31 Allah Swt berfirman:
فَلَمَّا سَمِعَتْ بِمَكْرِهِنَّ أَرْسَلَتْ إِلَيْهِنَّ وَأَعْتَدَتْ لَهُنَّ مُتَّكَأً وَآتَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُنَّ سِكِّينًا وَقَالَتِ اخْرُجْ عَلَيْهِنَّ ۖ فَلَمَّا رَأَيْنَهُ أَكْبَرْنَهُ وَقَطَّعْنَ أَيْدِيَهُنَّ وَقُلْنَ حَاشَ لِلَّهِ مَا هَٰذَا بَشَرًا إِنْ هَٰذَا إِلَّا مَلَكٌ كَرِيمٌ
Artinya: Maka tatkala wanita itu (Zulaikha) mendengar cercaan mereka, diundangnyalah wanita-wanita itu dan disediakannya bagi mereka tempat duduk, dan diberikannya kepada masing-masing mereka sebuah pisau (untuk memotong jamuan), kemudian dia berkata (kepada Yusuf): "Keluarlah (nampakkanlah dirimu) kepada mereka". Maka tatkala wanita-wanita itu melihatnya, mereka kagum kepada (keelokan rupa)nya, dan mereka melukai (jari) tangannya dan berkata: "Maha sempurna Allah, ini bukanlah manusia. Sesungguhnya ini tidak lain hanyalah malaikat yang mulia".
Al-Malik
Al-Malik artinya yang maha raja. Dialah yang merajai segala raja dan dzat yang berkuasa di bumi ini. Dzat yang memiliki kerajaan berarti memiliki kewenangan mutlak untuk mengatur dan memutuskan kepentingan seluruh makhluk tanpa butuh bantuan, tanpa bisa dihalangi, dan tanpa butuh pendukung. Allah Swt memiliki kekuasaan itu dengan dibarengi keagungan dan kemuliaan.
Nama Allah Al-Malik mencangkup seluruh sifat keagungan, dan keluasan ilmu. Artinya, tak ada satu pun yang luput dari pengetahuan-Nya. Allah Swt. Berkuasa mewujudkan ketentuan-Nya, berupa pahala maupun siksa. Contoh semua jabatan, kekuasaan, kewenangan, kedudukan dan kemuliaan ada di bawah kekuasaan Allah Swt.Firman Allah Swt. Dalam Al-Qur`an surah Al-Baqarah ayat 247:
وَقَالَ لَهُمْ نَبِيُّهُمْ إِنَّ اللَّهَ قَدْ بَعَثَ لَكُمْ طَالُوتَ مَلِكًا ۚ قَالُوا أَنَّىٰ يَكُونُ لَهُ الْمُلْكُ عَلَيْنَا وَنَحْنُ أَحَقُّ بِالْمُلْكِ مِنْهُ وَلَمْ يُؤْتَ سَعَةً مِنَ الْمَالِ ۚ قَالَ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَاهُ عَلَيْكُمْ وَزَادَهُ بَسْطَةً فِي الْعِلْمِ وَالْجِسْمِ ۖ وَاللَّهُ يُؤْتِي مُلْكَهُ مَنْ يَشَاءُ ۚ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيم
Artinya: Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu". Mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?" Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa". Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.
Pelajaran 2: Beriman kepada Malaikat-Malaikat Allah Swt
Beriman Kepada Malaikat-Malaikat Allah Swt
Nama-nama Malaikat Allah Swt
Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah Sw yang mulia. Iadiciptakan dari cahaya. Ia juga mempunyai sifat-sifat yang berbeda dari makhluk lain. Malaikat merupakan makhluk gaib yang tidak dapat dilihat, diraba, maupun didengar. Namun keberadaan malaikat dapat diketahui dari wahyu yang diterima oleh para Nabi dan Rasul Allah Swt. Beriman kepada malaikat-malaikat Allah Swt adalah rukun iman yang kedua. Allah Swt menciptakan malaikat tanpa memiliki hawa nafsu sedikitpun. Para malaikat juga hidup tanpa memiliki orang tua maupun anak, hidup mereka hanya untuk berkhidmat pada Allah Swt semata. Para malaikat merupakan makhluk Allah Swt yang paling taat dan sama sekalitidak pernah melanggar perintah-Nya. Apabila mereka disuruh untuk bersujud, maka mereka tidak akan bangun hingga hari kiamat, setelah Allah Swt perintahkan untuk bangkit kembali. Itulah sedikit gambaran mengenai ketaatan malaikat kepada Allah Swt.
Meskipun hanya 10 nama malaikat saja yang wajib kita ketahui akan tetapi itu tidak membatasi bahwa malaikat jumlahnya hanya 10 saja. Selain mereka, Allah telah menciptakan jenis-jenis malikat lainnya seperti malaikat penjaga gunung, penjaga laut, pemikul `Arsy, pembawa catatan amal dan sebagainya yang berjumlah tidak ketahui secar pasti. Allah Swt berfirman dalam Al- Quran surah Al-Mudassir ayat 31:
وَمَا يَعْلَمُ جُنُودَ رَبِّكَ إِلَّا هُوَ ۚ
Artinya: Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri.
Allah Swt memang menciptakan jumlah malaikat yang sangat banyak. Akan tetapi, terdapat 10 malaikat yang harus kita ketahui:
Malaikat Jibril
Malaikat Mikail
Malaikat Israfil
Malaikat Izrail
Malaikat Raqib
Malaikat Atid
Malaikat Munkar
Malaikat Nakir
Malaikat Malik
Malaikat Ridwan
Sifat dan Tugas Malaikat
Malaikat yang diciptakan Allah memiliki tugas yang berbeda-beda. Tentunya itu sudah menuadi kehendak Allah Swt dalam mengaturnya. Malaikat adalah makhluk Allah Swt yang mampu menjalankan taat dan tidak pernah mengeluh tentang sesuatu apapun.
Adapun sifat-sifat malaikat, antara lain
Malaikat tidak memiliki hawa nafsu dan tidak menikah.
Malaikat tidak tidur, tidak makan dan minum.
Malaikat tidak berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan.
Malaikat selalu patuh kepada Allah Swt dan tidak pernah membantah perintah-Nya.
Malaikat senantiasa bertasbih dan mensucikan Allah Swt.
Malaikat dapat berubah bentuk seperti manusia, sesuai yang mereka kehendaki atas izin Allah Swt
Tugas-tugas para Malaikat:
Nama Malaikat
Tugas Malaikat
Malaikat Jibril
Menyampaikan wahyu dari Allah Swt kepada para Nabi dan Rasul.
Malaikat Mikail
Menyampaikan rezeki kepada manusia serta mengatur hujan dan angina.
Malaikat Israfil
Meniup sangkakala atau terompet pada hari kiamat.
Malaikat Izrail
Mencabut nyawa manusia. Malaikat Izrail disebut juga dengan nama malaikat maut.
Malaikat Raqib
Mencatat amal kebaikan yang dilakukan oleh manusia.
Malaikat Atid
Mencatat amal keburukan yang dilakukan oleh manusia.
Malaikat Munkar
Sebagai penanya manusia di alam kubur tentang amal perbuatannya di dunia.
Malaikat Nakir
Sebagai penanya manusia di alam kubur tentang amal perbuatannya di dunia.
Malaikat Malik
Menjaga pintu neraka
Malaikat Ridwan
Menjaga pintu surge
Pelajaran 3: Akhlak Terpuji
Rendah Hati
Rendah hati artinya tidak memandang rendah orang lain. Rendah hati sering disebut dengan tawaduk. Artinya tidak angkuh dan tidak sombong. Orang yang rendah hati selalu bersikap tenang, sederhana, dan sungguh sungguh menjauhi perbuatan sombong. Manfaat orang yang rendah hati akan memiliki banyak teman dan disenangi oleh banyak orang karena siapapun akan senang bergaul denganya. Rendah hati tidak akan menyebabkan seseorang menjadi terhina tetapi justrru akan dihargai oleh semua orang. Orang yang rendah hati selalu menghormati orang lain tanpa melihat dan membedakan orang itu kaya atau miskin.
Santun
Santun artinya halus tutur katanya dan halus tingkah lakunya. Santun termasuk akhlak terpuji karena akan bermanfaat baik untuk oranglain maupun diri sendiri. Dengan sifat santun seseorang akan bersikap ramah terhadap siapapun dan tidak menyakiti orang lain. Jika kita memiliki sifat santun maka orang lain akan senang berteman dengan kita. Rosulullah Saw telah memberi banyak contoh kepada kita berkaitan dengan sikap santun, di antaranya ketika bertemu dengan sesama muslim beliau selalu mengucapkan salam terlebih dahulu. Beliau juga berpesan bahwa Senyumu terhadap saudaramu akan menjadi sedekah bagimu. Itu semua menunjukkan bahwa Agama Islam mengajarkan kepada pemeluknya agar bertutur kata dan tingkah laku yang baik dan ramah ketika seseorang berbicara dengan orang lain.
Berbahasa santun menurut ajaran islam tidak bisa dipisahkan dengan nilai dan norma sosial budaya dan norma-norma agama. Kesantunan berbahasa dalam Al-Quran berkaitan dengan cara pengucapan, perilaku dan kosakata yang santun disesuaikan dengan situasi dan kondisi (lingkungan). Dalam Al-Quran surah Lukman ayat 19:
وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ ۚ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ
Artinya: Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai.
Ikhlas
Ikhlas artinya suci, bersih, dan tulus. Menurut istilah Ikhlas artinya mengerjakan sesuatu kebaikan dengan niat suatu semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah Swt. Dalam melakukan kebaikan tanpa ingin dipuji atau mendapat balasan dari orang lain tetapi, semata-mata hanya karena Allah Swt. Setiap amal ibadah haruslah didasari rasa ikhlas. Karena amal tanpa keikhlasan , maka amalnya tidak akan di terima oleh Allah Swt. Karena pada dasarnya sesuatu yang bersih dari campuran yang mencemarinya dinamakan sesuatu yang murni. Perbuatan membersihkan dan memurnikan dinamakan Ikhlas.
Walaupun untuk mengukur tingkat keikhlasan seseorang itu sangat sulit, akan tetapi dapat dilihat dari ciri ciri berikut ini :
Tidak mengharapkan imbalan atau balasan apapun dari manusia selain hanya ridha Allah Swt.
Tidak merasa terpaksa atau terbebani dalam melakukan amal.
Tidak ingin terpuji atau dibanggakan orang lain.
Melakukan semua amal dan perbuatan dengan sepenuh hati dan penuh pengabdian.
Kasih Sayang
Setiap orang pasti ingin dikasihi dan disayangi oleh orang -orang yang berada di sekitarnya, baik orang tua, saudara, ataupun teman-temanya. Kita hidup bukan saja membutuhkan makan, minum, atau harta saja. Tetapi kita butuh perhatian orang lain. Seseorang yang kaya misalnya, semua yang di inginkanya bisa dibeli dengan uangnya. Akan tetapi ia pasti butuh perhatian orang lain, baik untuk teman bicara ataupun orang yang bisa diajak untuk bertukar pikiran.
Agar kita mendapat kasih sayang dari orang lain, maka kita harus mempunyai rasa kasih sayang terhadap lingkungan kita. termasuk hewan dan tumbuh -tumbuhan yang ada disekitar kita. Dengan saling menyayangi antara yang satu dengan yang lain hidup akan terasa tenang karena kita akan saling membantu dan saling memberi.
Taat Dalam Kehidupan Sehari-hari
Taat artinya mengikuti dan melaksanakan aturan yang ada dengan penuh kesadaran. Di rumah ada aturanya, misalnya ada pembagian tugas yang harus dilakukan oleh masing masing anggota keluarga. Itu merupakan aturan keluarga yang harus dipatuhi untuk keepientingan bersama. Di kelas juga ada tatatertibnya yang harus di taati oleh semua siswa untuk kebaikan bersama supaya suasana belajar terasa nyaman. Begitu juga jika kalian mengendarai sepeda atau berjalan kaki dijalan raya, kalian harus berada di sebelah kiri agar tidak bertabrakan dengan sesama pengguna jalan. Semua aturan ini dibuat untuk kepentingan bersama. Apabila aturan itu dilanggar maka semua orang yang ada dindalamnya tidak terasa nyaman. Jika semua orang sebagai anggota keluarga, siswa atapun sebagai warga masyarakat mentaati peraturan yang ada, maka hidup akan terasa nyaman dan tentram.
Pelajaran 4 Akhlak Terpuji (2)
Patuh dan Taat Terhadap Kedua Orang Tua
Allah Swt berfirman dalam Al-Quran surah Al-Isra` ayat 23:
وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
Cara berbuat baik kepada orang tua
Mematuhi nasehat mereka.
Menyayangi mereka.
Berperilaku sopan dan santun.
Berterima kasih kepada mereka karena telah membesarkan kita dengan penuh kasih sayang.
Berbicara yang lembut dan tidak berkata kasar kepada mereka.
Mendoakan mereka setiap kali selesai melaksanakan shalat fardhu.
Bersikap jujur kepada mereka.
Menyenangkan hati mereka.
Meneladani perilaku terpuji Nabi Ismail As.
Keluarga Nabi Ismail As.
Nabi Ismail As. Adalah putra Nabi Ibrahim As. Sejak kecil Nabi Ismal As. Ditinggalkan oleh ayahnya Nabi Ibrahim As yang harus berpisah Karena melaksanaka perintah Allah Swt. Dia hidup bersama ibunya ditempat yang tandus, tidak ada pepohonan, tidak ada makanan dan minuman. Kebingungan bertambah manakala terdengar tangisan Ismail yang kehausan. Siti Hajar berlari menuju bukit safa sampai tiba di suatu tempat yang bernama marwah. Disana pun tidak ada air, kejadian itu sampai berulang-ulang sebanyak tujuh kali. Siti Hajar berlari antara bukit Safa dan Marwa. Berkat kesabaran dan do`a ibunya yang bernama Siti Hajar, akhirnya Allah Swt mengabulkan permohonan Siti Hajar. Sehingga atas kekuasaan Allah Swt melalui malaikat Jibril, keluarlah mata air zam-zam yang diberi nama telaga zam-zam.
Pengorbanan Nabi Ismail As.
Kerinduan Nabi Ibrah im As. Kepada anak kesayangan sepertinya akan terobati karena Nabi Ibrahim As telah menyelesaikan tugasnya dan akan pulang untuk kembali bersama anak dan istrinya. Setelah bertahun-tahun berpisah akhirnya, Nabi Ibrahim As bisa bertemu dengan keluarganya di sebuah tempat yang sekarang diberi nama Padang Arafah . dengan seneng hati mereka bertemu setelah sekian lama berpisah. Setelah melepaskan lelah mereka melakukan perjalanan pilang menuju ke makkah, ditengah perjalnan, mereka beristirahat dan tidur sejenak di Muzdalifah. Di saat tidur itulah Nabi Ibrahim As bermimpi bahwa Allah Swt memerintahkan agar beliau menyembelih anak kesayangan yang baru bertemu dengannya. Kemudian berita itu disampaikan kepada Nabi Ismail As: Hai anakku, aku bermimpi dalam tidurku diperintahkan oleh Allah Swt untuk menyembelihmu.sebagai anak yang berbakti kepada orang tua maupun kepada tuhannya dengan tanpa ragu-ragu ia menjawab: wahai ayahku laksanakan apa yang Allah Swt perintahkan, insya Allah aku orang yang tabah menjalaninya. Mendengar jawaban tersebut Nabi Ibrahim As. Langsung memeluk Nabi Ismail As karena merasa terharu mempunyai anak yang taat kepada Allah Swt dan patuh kepada orang tuanya. Suatu cobaan yang sangat berat bagi Nabi Ibrahim As sebagai seorang ayah maupun Nabi Ismail As sebagai seorang anak. Ketika Nabi Ibrahim As akan memulai menyembelih Ismail, Allah Swt mengutus Malaikat Jibril untuk menggati Ismail dengan domba yang gemuk.
Pelajaran 5: Akhlak Tercela
Durhaka kepada Orang tua
Akhlak tercela adalah akhlak yang buruk dan tidak boleh kita lakukan, akhlak tercela tersebut juga akhlak madzmumah.kali ini kita mempelajari tentang perilaku durhaka terhadap orang tua. Allah Swt melarang kita melawan kepada orang tua,karena perbuatan tersebut merupakan sikap durhaka kepada orang tua.Allah Swt sangat membenci anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya. Dalam Surah Al-Isra ayat 23 Allah Swt berfirman.
وقض ربك الا تعبدوا الا اياه وبلوالدين احسنا اما يبلغن عندك الكبر احد هما او كلا هما فلا تقل لهما اف ولا تنهر هما وقل لهما قولا كريما
Artinya : “Dan Tuhanmu tela h memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu,maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ah Dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.mengucapkan kata ah! Kepada orang tua tidak di perbolehkan oleh agama apalagi mengucapkan kata-kata atau memperlakukan mereka dengan lebih kasar dari pada itu.(QS. Al Isra[17]:23 Nabi Muhammad Saw bersabda:
رضا لله فى رضا الوا لدين وسخط الله فى سخط الوا لدين
Artinya: “keridhaan Tuhan tergantung keridhaan orang tua dan kemurkaan Tuhan tergantung kemurkaan orang tua”(HR. Bukhari)
Dengan demikian kita sebagai orang islam harus taat dan berbakti kepada kedua orang tua selama mereka mengajak untuk kebaikan.
Membantah dan berkata kasar kepada kedua orang tua nya akan mendapatkan azab di dunia dan akhirat.
Menghindari sifat durhaka melalui kisah Kanan
Kanan adalah putra Nabi Nuh As yang tidak mau taat terhadap orang tuanya. Meskipun ayahnya seorang Nabi. Nabi Nuh As di angkat menjadi Rasul ketika berusia 500 tahun.Namun dalam dawahnya selama lima abad tersebut, beliau hanya mempunyai pengikut sebanyak 80 orang, karena kaumnya sangat sulit untuk diajak beriman kepada Allah Swt, Allah Swt berfirman :
لقد ارسلنا نو حا الى قومه فقال يقوم اعبدو الله ما لكم من اله غيره انى اخاف عليكم عذاب يوم عضيم
Artinya: “sesungguhnya kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata “wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali taka da tuhan bagimu selain nya,” (sesungguhnya kalu kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan di timpa azab hari yang besar(kiamat)
Pelajaran 6: Kalimat Tayyibah
Kalimat Tayyibah ta’awudz
اعوذ بالله من الشيطا ن الرجيم
Artinya: Aku berlindung kepada Allah Swt dari godaan setan yang terkutuk
Kalimat tayyibah Taawudz bermakna bahwa kita memohon perlindungan kepada Allah Swt. Selain itu kalimat Taawudz juga bermakna pengakuan atas kekuasaan Allah Swt. Sebagai manusia yang lahir di muka bumi mengemban amanah dari Allah Swt,maka untuk itu ketika kita akan memulai semua apa yang akan kita laksanakan hendaklah kita awali dengan ucapan Taawudz.
Semua orang pasti tidak ingin tergoda oleh setan yang terkutuk.setan merupakan makhluk ghaib yang jahat dan menjadi musuh manusia. Setan tidak senang jika manusia melakukan kebaikan. Dengan kesombongannya setan lebih mulia dari manusia karena di ciptakan dari api , sedangkan manusia di ciptakan dari tanah.setan berjanji akan menggoda manusia sejak zaman Nab i Adam As hingga hari kiamat nanti. Allah berfirman dalam Al-Quran surah Al-Araf ayat 16.
قال فبما اغويتني لاءقعدن لهم صرا طك المستقيم
Artinya “Iblis menjawab”karena engkau telah menghukum saya tersesat,saya benar-benar akan ( menghalang” halangi ) mereka dari jalan engkau yang lurus”(QS. Al-A’raf[7]16)
Waktu mengucapkan kalimat Ta’awudz
Kita di anjurkan mengucapkan Ta’awudz pada saat:
Ketika akan memulai membaca Al qur’an. Sebagaimana
firman Allah Swt dalam surah An –nahl ayat 98:
ذا قرءت القرءان فاسثعذ بالله من الشيطن الرجيم فاء
Artinya: ”Apabila kamu membaca Al Qur’an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah Swt dari setan yang terkutuk.(QS. An-Nahl[16]:98)
Ketika akan melaksanakan shalat
Ketika memulai berdoa
Ketika hati kita merasa tidak tenang dan takut pada tempat-tempat tertentu
Sebelum kita melakukan kebaikan seperti ketika akan berwudhu dan tidur agar terhindar dari godaan setan.
Adapun manfaat mengucapkan kalimat Taawudz yaitu:
Melindungi diri dari segala kejahatan
Menghilangkan nafsu amarah
Menimbulkan ketenangan hati
Pelajaran 7: Al-Asma Al-Husna
Al-Asma Al-Husna nama-nama Allah Swt yang terbaik.Allah Swt menjanjikan pahala dan masuk surge kepada siapa yang menghafal Al-Asma Al-Husna,oleh karena itu kita dianjurkan untuk membaca dan menghafal Al-Asma Al-Husna serta berdoa menggunakan nama-nama indah Allah Swt.Dalam Alquran surah Al-Araf ayat 180:
ولله الاءسماءالحسنى فادعوه بها وذروالذين يلحدون فى اسمءه سيجزون ماكانو يعملون
Artinya: “Hanya milik Allah Al Asma Al Husna. Maka bermohonlah kepadanya dengan menyebut Asmaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama nya,nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.”[QS.Al-A’raf[7]180]
Al-Bathin الباطن))
maha tersembunyi, Allah Swt mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.Allah mengetahui segala apa yang ada di dalam perut bumi hingga makhluk yang terkecil di dalamnya.
Allah Swt Maha Tersembunyi artinya dzat yang tersembunyi dari cara “bagaimana dia berada(kalfiyah), tersembunyi dari pandangan kasat mata dan indra manusia karenannya manusia memuliakannya.
Kesimpulannya,Allah Swt nyata lewat kuasa dan cahaya nya,dan tersembunyi melalui kebijaksanaan dan kekuatan nya.
Al-Wali (الولى)
yang Maha Melindungi, Artinya Allah Swt yang mencintai dan melindungi, Al-Wali dapat diartikan pula maha menguasai dan mengurus semua urusan makhluknya, manusia yang menyakini bahwa Allah Swt mempunyai sifat Al-Wali maka ia akan merasa cukup dengan perlindungannya,lalu bergantung sepenuhnya pada Allah Swt dalam segala keadaan dan keinginan.
Allah Swt mekindungi orang yang beriman dan memberi petunjuk ke jalan yang benar, oleh karena itu kita tidak boleh berlindung kepada jin,setan,atau benda-benda lain.karena itu merupakan perbuatan syirik dan termasuk dosa besar.
Al-Mujib(المجيب)
Al-Mujib artinya maha mengabulkan Do’a, Allah Swt mengabulkan do’a orang-orang yang memohon kepadanya, Allah akan mengabulkan permintaan orang-orang yang berdo’a menenangkan keresahan orang-orang yang berharap,memberi sebelum diminta,dan mewujudkan keinginan hamba nya sebelum dimohonkan kepada nya. Contoh para nabi yang berdoa untuk kebaikan kaumnyadoa orang yang sakit,dan masih banyak doa-doa lainnya. Kita harus berdoa kepada Allah Swt karena hanya dialah yang maha mengabulkan doa- doa kita. Berdoa kepada selain Allah Swt adalah perbuatan dosa besar dan tidak akan terkabul.
Al- Jabbar
Al- Jabbar bermakna memperbaiki sesuatu dengan cara memaksa kata Jabbara kadang di pakai untuk makna pemaksaan, atas dasar ini, Al-Jabbar bermakna “memperbaiki urusan hamba dan menjamin kemaslahatan mereka makna lainnya adalah berkuasa memaksakan ketentuannya terhadap mereka.
Al-Jabbar artinya yang maha memaksakan kehendak, kehendak Allah Swt tidak dapat di ingkari dan pasti terjadi, sesuatu yang menurut manusia, tidak mungkin terjadi tetapi menurut Allah Swt segalanya mungkin dan bisa terjadi sesuai dengan kehendak nya. Misalnya kita mengira orang yang sakit parah akan meninggal dunia tetapi kenyataanya orang tersebut menjadi sembuh dan sehat kembali. Disitulah Allah Swt berkehendak atas segala sesuatu yang terjadi, apabila Allah Swt telah menentukan sesuatu maka tidak ada yang bisa menghalanginya.
Pelajaran 8: Makhluk Gaib Selain Malaikat
jin dan setan
jin adalah makhluk gaib yang tidak dapat dilihat, didengar, atau dirasa, jin adalah makhluk Allah yang diciptakan dari api. jin minum, makan, menikah, dan mempunyai keturunan, selain itu, jin ada yang beriman da nada yang kafir. jin di ciptakan dari nyala api yang panas (al maarif) yaitu sesuatu yang menyembur dari api yang berwarna merah, kuning dan biru. Arti dari kata ma’aarif adalah nyala api atau lidah api. Jin sama dengan manusia , mereka diciptakan untuk menyembah Allah Swt.Dalam Al-Qur’an surah Adz-Dzariyat ayat 56:
وما خلقت الجن والانس الا ليعبدون
Artinya : “Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-ku”(QS.Adz-Dzariyat[51]:56)
Sifat serta tugas Jin dan Setan
Sifat-sifat jin dan setan antara lain adalah:
Bisa berubah bentuk seperti menyerupai manusia atau binatang
Bentuknya bisa menyenangkan atau menakutkan
Adapun tugas-tugas dan setan
Tugas jin
Jin di perintahkan untuk menyembah Allah Swt
Jin ada yang mengajak pada kebaikan
Jin ada yang kafir yang mengajak manusia dan bangsa jin untuk melakukan kejahatan dan kesesatan
Tugas Setan
Setan bertugas untuk menggoda manusia untuk selalu berbuat jahat agar manusia terjerumus ke dalam neraka jahannam bersama-sama dengan setan. Allah berfirman dalam Al Qur’an surah Al Fatir ayat 6
ان الشيطن لكم عدو فاتخذوه عدوا انما يدعو حزبه ليكونوا من اصحب السعير
Artinya : “sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu,maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala(QS.Al-Fatir[35]:6)
Bagaimana caranya agar kita terhindar dari godaan setan dan tidak mengikuti jejaknya? untuk menghindari godaan-godaannya, agama mengajarkan kepada kita untuk senantiasa membaca Taawudz, berdzikir, dan senantiasa berpegang teguh pada Al Quran dan sunnah(Hadis)
Pelajaran 9: Rukun dan Tolong Menolong
Rukun
Diantara yang termasuk ibadah yang paling utama ialah saling mencintai hanya karena Allah Swt. Dan menjalin persaudaraan di dalam agama islam, dan itu termasuk buah dari akhlak yang baik dan kedua-duanya terpuji. Adapun yang dinamakan akhlak terpuji,Allah Swt berfirman dalam Al Qur,an surah Al-Qalam ayat:4
وانك لعلى خلق عظيم
Artinya: “Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung”(QS.Al-Qalam[68]:4)
Rukun termasuk salah satu akhlak terpuji, arti rukun adalah damai dalam suatu lingkungan, baik lingkungan keluarga, madrasah maupun masyarakat. Hidup rukun dimulai dari lingkungan yang kecilyaitu keluarga.
Contoh pada suatu bangunan dibutuhkan beberapa bahan diantaranya adalah: semen, batu, kapur, dan air. Jika bahan tersebut dicampur dan di tata maka, akan membentuk suatu bangunan yang kokoh, sebaliknya, jika bahan-bahan tersebut terpisah, apakah dapat membentuk sebuah bangunan? Tentu tidak! Begitu pula dalam suatu kehidupan diperlukan adanya kerukunan agar terbentuk kekuatan dan kerukunan.
Tolong-menolong
Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menjumpai orang yang sedang membutuhkan bantuan, bahkan kita sendiri mungkin sering membutuhkan bantuan orang lain.
Manusia adalah makhluk sosial artinya manusia membutuhkan bantuan orang lain untuk memenuhi kebutuhannya, dalam bahasa arab tolong menolong disebut Taawun, islam mengajarkan kepada manusia untuk senantiasa tolong-menolong dalam kejahatan dan berbuat dosa. Allah Swt mengajarkan agar kita mau hidup tolong-menolong, dalam al-Qur’an surah Al-Maidah ayat 2:
وتعاونوا على البر والتقوى ولا تعاونوا على الاثم والعدوان واتقوالله ان الله شديد العقاب
Artinya: “Dan tolong-menolonglah kamu dalam(mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran, dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah Amat berat siksa nya(QS.Al-Maidah[5]2)
pelajaran 10: Akhlakul Karimah Terhadap Saudara
Pengertian Akhlakul Karimah
Menurut imam ghazali akhlak adalah keadaan yang bersifat batin di sana lahir perbuatan dengan mudah tanpa dipikir dan tanpa dihitung resikonya. Sedangkan ilmu akhlak adalah ilmu yang berbicara tentang baik dan buruk dari suatu perbuatan. Dalam ( KBBI) akhlak diartikan sebagai budi pekerti atau kelakuan , dalam bahasa arab akhlak diartikan tabiat, perangai, dan kebiasaan, sedangkan karimah artinya yang mulia atu baik. Secara umum akhlak terbagi menjadi dua yaitu: akhlak terpuji (akhlak mahmudah) dan akhlak tercela (akhlak mazmumah).
Akhlak bersinonim dengan etika dan moral. Sehingga akhlakul karimah tidak hanya mengikuti agama dan aturan agama saja,melainkan mengikuti aturan perundangan dan norma etika yang berlaku dalam masyarakat, sebagaimana misi rasulullah Saw adalah untuk menyempurnakan akhlak seluruh umat manusia agar mencapai akhlak yang mulia.
Dalam Al-Qur’an Allah Swt berfirman surah Al-Qalam ayat:4
وانك لعلى خلق عظيم
Artinya: “Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berbudi pekerti yang agung(QS.Al-Qalam[68]:4)
Berbagai contoh akhlakul karimah yaitu: jujur, amanah, menepati janji, sabar, dan masih nanyak contoh lainnya. Islam mengajarkan bahwa antara muslim yang satu dengan yang lain adalah saudara. Oleh karena itu kita harus memiliki akhlak yang baik terhadap siapapun terutama terhadap sesame saudara muslim.
Dalam Al-Quran surah Al-Hujurat ayat 10 Allah berfirman:
انما المؤمنون اخوة فاءصلحوا بين اخويكم واتقوالله لعلكم ترحمون
Artinya: “orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah supaya kamu mendapat rahmat(QS.Al-Hujurat[49]:10)
Akhlak Terhadap Saudara
Sesame muslim kita mempunyai kewajiban terhadap muslim yang lain, yang dinamakan sebagai hak-hak muslim diantaranya:
Menjawab salam, mengucapkan salam terhadap sesame muslim hukunya sunnah dan menjawab salam hukunya wajib.Allah berfirman dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 86:
واذا حييتم بتحية فحيوا باءحسن منها او ردوها ان الله كان على كل شئ حسيبا
Artinya:”Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu, (dengan yang serupa). sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu(QS.An-Nisa[4]:86)
Menjenguk orang sakit, menjenguk orang saudara ko kita yang sakit merupakan obat dan akan mengurangi beban dan penderitaan nya, ia akan merasa senang dan bahagia karena merasa diperhatikan oleh saudaranya sesame muslim.
Mengurus dan mengantar jenazah, bila saudara kita meninggal dunia maka merupakan kewajiban kita untuk memandikan, mengkafani, menyalatkan dan menguburkannya.
Menghadiri undangan, bila kita di undang untuk menghadiri suatu acara oleh saudara kita maka kita dianjurkan untuk memenuhi undangan tersebut.
Menjawab ucapan orang yang bersin,bila kita bersin maka kita disunahkan mengucapkan Alhamdulillah dan bagi yang mendengar ucapan kita,sunnah menjawab dengan mengucapkan Yarhamukallah orang yang bersin tadi menjawab kembali dengan mengucapkan Yahdikumullah"
Sebagaimana dalam hadits Riwayat Imam Bukhari dari Sahabat Abu Hurairah. Shahih Bukhari 1164:
Dari Abu Hurairah Radllalluhuanhu berkata: Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda: Hak muslim atas muslim lainnya ada lima, yaitu: menjawab salam, menjenguk yang sakit,mengiringi jenazah, memenuhi undangan dan mendoakan orang bersin.(HR.Imam Bukhari).
Hendaklah sesame muslim bergaul dan memperlakukan muslim yang lain sebagai saudara dalam kecintaan, kasih sayang, keramahan, kelembutan, dan tolong-menolong dalam kebaikan seorang muslim itu adalah saudara bagi muslim yang lain, maka tidak boleh menzhaliminya, mendustainya dan menghinakannya sebagaimana contoh ketika Rasulullah Saw berhijrah dari makkah ke madinah,kaum muhajirin setibanya di madinah dipersaudarakan dengan orang-orang muslim yang ada di madinah yang disebut kaum anshar.
B. Latihan
Setelah siswa diberikan materi sesuai dengan ki dan kd, siswa harus mampu mengamalkan kalimat subhanaallah, masyaallah dalam kehidupan sehari-hari, dan mampu bersikap santun dan berprilaku sesuai dengan akhlak yang mulia serta mampu menolong sesama manusia yang membutuhkan.
C. Rangkuman
Subhanaallah adalah kalimat yang diucapkan ketika melihat sesuatu yang menakjubkan atau indah, dengan cara, itu murni atas kekuasaan Allah Swt dan tanpa campur tangan manusia.
MasyaAllah adalah kalimat yang diucapkan ketika melihat sesuatu atau kejadian yang indah maupun menakjubkan, sedangkan ada peranan manusia dalam sesuatu atau kejadian tersebut.
Al-Asma artinya nama-nama, sedangkan Al-Husna artinya baik. Dengan demikian Al-Asma Al-Husna adalah nama-nama yang baik yang berjumlah 99 nama.
Al-Adzim artinya Allah Maha Agung, seluruh makhluk ciptaan-Nya tunduk dan patuh menyembah kepada-Nya.
Al-Kabir Artinya Maha Besar, Al-Kabir adalah salah satu dari Al-Asma Al-Husna yang berarti Allah Maha Besar. Kebesaran Allah dibuktikan dengan ciptaan-ciptaan-Nya yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia dan makhluk lainnya.
Al-Karim artinya kedudukan-Nya tinggi dan kekuasaan-Nya besar. Makna ini merujuk pada kemuliaan dzat.
Al-Malik artinya yang maha raja. Dialah yang merajai segala raja dan dzat yang berkuasa di bumi ini
Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah Sw yang mulia. Iadiciptakan dari cahaya.
Nama-nama malaikat dan tugas-tugas malaikat
Nama Malaikat
Tugas Malaikat
Malaikat Jibril
Menyampaikan wahyu dari Allah Swt kepada para Nabi dan Rasul.
Malaikat Mikail
Menyampaikan rezeki kepada manusia serta mengatur hujan dan angina.
Malaikat Israfil
Meniup sangkakala atau terompet pada hari kiamat.
Malaikat Izrail
Mencabut nyawa manusia. Malaikat Izrail disebut juga dengan nama malaikat maut.
Malaikat Raqib
Mencatat amal kebaikan yang dilakukan oleh manusia.
Malaikat Atid
Mencatat amal keburukan yang dilakukan oleh manusia.
Malaikat Munkar
Sebagai penanya manusia di alam kubur tentang amal perbuatannya di dunia.
Malaikat Nakir
Sebagai penanya manusia di alam kubur tentang amal perbuatannya di dunia.
Malaikat Malik
Menjaga pintu neraka
Malaikat Ridwan
Menjaga pintu surge
Sifat-sifat malikat
1. Malaikat tidak memiliki hawa nafsu dan tidak menikah.
2. Malaikat tidak tidur, tidak makan dan minum.
3. Malaikat tidak berjenis kelamin laki-laki ataupun perempuan.
4. Malaikat selalu patuh kepada Allah Swt dan tidak pernah membantah perintah-Nya.
5. Malaikat senantiasa bertasbih dan mensucikan Allah Swt.
6. Malaikat dapat berubah bentuk seperti manusia, sesuai yang mereka kehendaki atas izin Allah Swt
Rendah hati artinya tidak memandang rendah orang lain.
Santun artinya halus tutur katanya dan halus tingkah lakunya.
Ikhlas artinya suci, bersih, dan tulus. Menurut istilah Ikhlas artinya mengerjakan sesuatu kebaikan dengan niat suatu semata-mata hanya mengharapkan ridho Allah Swt.
Taat artinya mengikuti dan melaksanakan aturan yang ada dengan penuh kesadaran
Cara berbuat baik kepada orang tua
Mematuhi nasehat mereka.
Menyayangi mereka.
Berperilaku sopan dan santun.
Berterima kasih kepada mereka karena telah membesarkan kita dengan penuh kasih sayang.
Berbicara yang lembut dan tidak berkata kasar kepada mereka.
Mendoakan mereka setiap kali selesai melaksanakan shalat fardhu.
Bersikap jujur kepada mereka.
Menyenangkan hati mereka.
Meneladani sikap nabi ismail
Nabi ismail As. Merupakan contoh nabi yang taat dan patuh terhadap perintah orang tua.
Durhaka terhadap orang tua
Akhlak tercela adalah akhlak yang buruk dan tidak boleh kita lakukan.
Menghindari sifat durhaka melalui kisah Kanan
Kanan adalah putra Nabi Nuh As yang tidak mau taat terhadap orang tuanya.
Kalimat tayyibah Taawudz bermakna bahwa kita memohon perlindungan kepada Allah Swt.
Waktu mengucapkan kalimat ta`awudz
Ketika akan melaksanakan shalat
Ketika memulai berdoa
Ketika hati kita merasa tidak tenang dan takut pada tempat-tempat tertentu
Sebelum kita melakukan kebaikan seperti ketika akan berwudhu dan tidur agar terhindar dari godaan setan.
Al-Asma Al-Husna
Al-Bathin adalah maha tersembunyi, Allah Swt mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, baik yang terlihat maupun yang tidak terlihat.
Al-Wali adalah yang Maha Melindungi, Artinya Allah Swt yang mencintai dan melindungi.
Al-Mujib artinya maha mengabulkan Doa, Allah Swt mengabulkan doa orang-orang yang memohon kepadanya.
Al-Jabbar artinya yang maha memaksakan kehendak, kehendak Allah Swt tidak dapat di ingkari dan pasti terjadi, sesuatu yang menurut manusia, tidak mungkin terjadi tetapi menurut Allah Swt segalanya mungkin dan bisa terjadi sesuai dengan kehendak nya.
jin adalah makhluk gaib yang tidak dapat dilihat, didengar, atau dirasa, jin adalah makhluk Allah yang diciptakan dari api.
Sifat serta tugas Jin dan Setan
Bisa berubah bentuk seperti menyerupai manusia atau binatang
Bentuknya bisa menyenangkan atau menakutkan
Adapun tugas-tugas dan setan
Tugas jin
Jin di perintahkan untuk menyembah Allah Swt
Jin ada yang mengajak pada kebaikan
Jin ada yang kafir yang mengajak manusia dan bangsa jin untuk melakukan kejahatan dan kesesatan
Tugas Setan
Setan bertugas untuk menggoda manusia untuk selalu berbuat jahat agar manusia terjerumus ke dalam neraka jahannam bersama-sama dengan setan.
rukun adalah damai dalam suatu lingkungan, baik lingkungan keluarga, madrasah maupun masyarakat.
Tolong-menolong adalah membantu sesama umat manusia yang saling membutuhkan.
Akhlak Terpuji
Menurut imam ghazali akhlak adalah keadaan yang bersifat batin di sana lahir perbuatan dengan mudah tanpa dipikir dan tanpa dihitung resikonya. Sedangkan ilmu akhlak adalah ilmu yang berbicara tentang baik dan buruk dari suatu perbuatan. Dalam ( KBBI) akhlak diartikan sebagai budi pekerti atau kelakuan , dalam bahasa arab akhlak diartikan tabiat, perangai, dan kebiasaan, sedangkan karimah artinya yang mulia atu baik.
Akhalak terhadap saudara
Menjawab salam
Menjenguk orang sakit
Mengurus dan Mengantar jenazah
Menghadiri undangan
